SAP ERP Implementation Project

GambarSatu hal yang tentunya akan sangat menyenangkan adalah ketika memulai kerja di hari Senin ini dengan senyuman sehingga tidak akan lagi keluar kata-kata “I Hate Monday…!”. Tersenyum tentunya sebagai satu tanda kita bersyukur atas apa yang sedang atau akan kita jalani. Barangkali saya termasuk orang yang masih bisa tersenyum dan bersyukur bisa menjadi bagian dari suatu proyek SAP ERP Implementation yang rasanya passion saya ada disini dan juga proyek ini boleh dibilang yang termasuk “Big Bang” dalam hal implementasi teknologi informasi di suatu perusahaan. Saya katakana “Big Bang” karena tidak banyak perusahaan yang mengimplementasikan secara sekaligus dari hampir semua modul yang ada di SAP.

Apa itu ERP dan SAP?

ERP atau Enterprise Resource Planning adalah Sistem Informasi yang diperuntukan bagi perusahaan manufaktur maupun perusahaan jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan. Adapun SAP adalah salah satu perusahaan pembuat perangkat lunak ERP yang cukup terkenal di dunia, banyak perusahaan-perusahaan besar menggunakan aplikasi ERP SAP buatan Jerman ini untuk menunjang kegiatan bisnisnya. Dan seperti saya bilang sebelumnya bahwa proyek ini termasuk Big Bang karena sebanyak 7 (tujuh) modul sekaligus akan di implementasikan pada proyek kali ini, modul tersebut antara lain :

–          Modul FICO (Financial, Accounting and Controlling), digunakan untuk menangani prose general ledger, hutang (AR), piutang (AP), kas, bank, costing, dll.

–          Modul SD (Sales Distribution), berfungsi untuk menangani proses penjualan (Sales) dan pengelolaan pengiriman barang ke customer.

–          Modul WM (Warehouse Management), berfungsi untuk menangani proses pengelolaan stock barang (bahan baku dan spare part) di gudang.

–          Modul MM (Material Management), berfungsi untuk menangani proses pengadaan barang (RFP, RFQ, PO).

–          Modul PP (Production Planning), berfungsi untuk menangani perencanaan produksi, penyediaan bahan baku, dan proses produksi.

–          Modul QM (Quality Management), digunakan untuk menangani proses quality bahan baku, barang setengah jadi (WIP) dan barang jadi (Finish Good).

–          Modul PM (Plan Maintenance), digunakan untuk menangani proses maintenance dan workshop.

–          Modul HR (Human Resource), modul ini digunakan untuk menangani proses absensi, payroll, recruitment, performance appraisal, training, dan kegiatan HR lainnya. Be-Te-We, di bagian modul inilah PIC saya sebagai Key User yakni modul  Human Capital Management/HR.

Tak terasa proyek ini sudah berjalan lebih dari 2 (dua) bulan, dan saat ini masih dalam tahap Blue Print Definition, adapun tahapan selengkapnya dari proyek ini adalah sebagai berikut :

  1. Project Preparation,  pada tahap ini ditentukan strategi implementasi, rencana penggunaan sumber daya, dan tahapan-tahapan beserta jadwal yang akan dilaluinya.
  2. Blue Print Defintion, tahap ini akan digali informasi tentang bisinis proses yang ada di perusahaan dengan cara mewawancarai pihak-pihak yang terlibat dalam bisinis proses. Hasil dari tahap ini adalah definisi  “Blue Print” bisnis proses yang baru yang akan diimplementasikan.
  3. Realization, pada tahap sebelumnya (Blue Print) bisnis proses di test dengan menggunakan data test. Semua proses yang ada pada “Blue Print” akan di test satu persatu dengan menggunakan scenario bisnis proses yang nyata.
  4. Final Preparation, pada tahap ini dilakukan persiapan akhir untuk meluncurkan SAP ERP ke end user. Hal-hal yang dilakukan pada tahapn ini diantaranya : training kepada seluruh user menetapkan strategi cutoff, meng-upload master data, dan lain-lain.
  5. Terakhir, Go Live & Support, pada tahapan ini penggunaan SAP ERP dalam operasi bisnis yang sesungguhnya. Pada saat awal seluruh aktifitas system SAP ERP dalam menjalankan bisnis proses di monitor secara ketat. Setelah segala sesuatunya berjalan lancar maka proses implementasi SAP ERP dinyatakan berhasil.

Bagi setiap perusahaan yang mengimplementasikan SAP ERP ini kesuksesan proyek ini merupakan hal yang sangat penting, selain dapat mendukung tercapainya visi dan misi perusahaan dengan lebih baik, dengan SAP ERP, interaksi dan komunikasi antar management dan user yang menjalankan proses bisnis dapat diotomasikan sehingga informasi–informasi yang dibutuhkan oleh perusahaan bisa diperoleh dengan cepat dan akurat untuk menghasilkan keputusan-keputusan yang menentukan bagi kemajuan perusahaan. Selain itu juga tak kalah pentingnya adalah biaya investasi implementasi SAP ERP ini yang sangat besar.

Tak hanya bagi perusahaan, bagi anggota Tim Proyek termasuk Key User, keberhasilan proyek ini adalah hal yang sangat penting, dan ini akan menjadi pengalaman yang sangat berharga khususnya dalam dunia kerja dan umumnya dalam kehidupan sehari-hari dimana team work, kedisiplinan, tanggung jawab, komitmen, dll, adalah faktor yang penting dalam mencapai cita-cita atau tujuan bersama. Ok, Good Luck team…!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s