Bekerja Ikhlas

Sedikit sekali orang yang bisa bekerja dengan hati ikhlas, selalu ada gerutu, selalu merasa koq begini koq begitu. Hal seperti ini menghinggapi mereka juga yang katanya sering mengikuti training, ESQ atau Quantum Ikhlas atau apapun itu namanya, padahal kalau bekerja kita ingin dikategorikan sebagai ibadah ya harus Ikhlas, karena syarat ibadah itu sendiri ada dua ikhlas dan sesuai dengan tuntunan….

Ah mungkin saya keliru dalam mendefinisikan ikhlas, namanya manusia punya hati dan perasaan, mengeluh adalah suatu hal yang lumrah, asalkan kekesalannya tidak mengabaikan akan tanggung jawabnya, karena hampir disemua perusahaan, dimana seorang karyawan yang rajin maupun malas dalam bekerja, tetap saja gajinya sama alias full dibayarkan.

Namun ada sebagian orang yang berani mengambil keputusan untuk keluar dari kondisi yang tidak disukainya, ya mereka pikir daripada menggerutu atau ngedumel akan pekerjaannya tapi tetap dia jalanin juga lebih baik keluar, mungkin bila diteruskan akan mengganggu kinerjanya atau mungkin dia tidak bisa mengekplorasi dirinya secara maksimal, dan yang lebih merugikan lagi hakekat bekerja adalah ibadah menjadi tidak tercapai karena salah satu syaratnya tidak terpenuhi….

Jadi, cari cara semampunya untuk bisa bekerja ikhlas…. Ataupun bernai mengambil keputusan dengan segala resikonya untuk meninggalkan suasana yang tidak menyenangkan tersebut…

Keep on Spirit …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s